Mahasiswa Teknologi Informasi Berkiprah dalam Google Firebase Appfest Hackathon Jakarta 2017

Mahasiswa Teknologi Informasi Berkiprah dalam Google Firebase Appfest Hackathon Jakarta 2017

Indonesia kembali mendapatkan kesempatan dari Google untuk mengoptimalkan perkembangan dunia digital melalui event Google Firebase Appfest Hackathon. Acara ini diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia pada Rabu, 18 Oktober 2017 bertempat di Ayana Midplaza, Jakarta.

 

Pada kegiatan tersebut, Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi kembali menunjukan kemampuan dan eksistensinya dengan menjadi salah satu dari 25 tim yang dipilih oleh Google untuk mengikuti kegiatan hackathon tersebut. Mereka adalah Ahmad Syamsul Arifin, Risqi Ahmad Sultoni, dan Muhammad Ja’far Abdillah.

 

Ketiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika semester 5 tersebut harus bersaing dengan programmer lainnya dari seluruh Indonesia untuk membuat sebuah aplikasi menggunakan infrastruktur Firebase selama 6 jam. Move it adalah aplikasi android yang mereka kembangkan dengan memberikan solusi dalam bidang kesehatan, khususnya lifestyle masyarakat agar lebih tertarik untuk berolahraga dengan mempertemukan antar penggiat olahraga dalam melakukan aktivitas olahraga bersama.

 

Selain itu, mereka juga mendapatkan wawasan secara langsung dari para penggerak google seperti Thomas Bouldin (Technical Lead Google), Dennis Alund ( Google Developer Expert), Michael Haney (Software Engineer Google) dan masih banyak lainnya sebagai bekal dan ilmu dalam mengembangkan produk menggunakan Firebase dalam memberikan solusi terhadap permasalahan di Indonesia.

 

Mereka menyampaikan rasa syukur dan bahagia mendapatkan kesempatan tersebut. “Kami sangat bahagia dapat diundang dalam kegiatan tersebut dengan mendapatkan dukungan dari pihak kampus dan mampu bersaing dengan peserta lainya yang mayoritas berasal dari kalangan startup dan programmer profesional” ungkap Ari.

 

Harapannya, Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi harus lebih berani dalam berkreasi untuk memberikan solusi permasalahan sesuai kemampuannya. Karena kemampuan kita tidak kalah dengan para programmer atau mahasiswa yang ada diluar sana.


Bagikan Artikel :