Pada tahun 2016 dan diperkirakan hingga tahun 2017 petani lebih banyak menunggu kondisi alam dan harga pasar untuk melakukan penanaman tanaman pertanian. Sebagian besar mereka tidak mendapatkan keuntungan yang cukup untuk memupuk permodalan bagi usaha taninya. Hal tersebut dikarenakan belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna. Selain itu di masa pandemi Covid – 19 saat ini semua aktivitas yang dilakukan sudah serba teknologi. Akibat dari masa pandemi petani kurang untuk menginformasikan dan mempromosikan hasil produk panen. Ditambah dengan adanya larangan keluar rumah serta jaga jarak, akibatnya konsumen dari para petani berkurang. Sehingga ekonomi para petani turun dan masyarakat kurang mengetahui hasil tanaman unggulan yang dihasilkan setiap daerah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Selain itu, Kabupaten Probolinggo masih belum memiliki aplikasi website online sebagai wadah dari para petani yang ingin menjual hasil produk secara online. Memang untuk saat ini para petani, pedagang perlu sosialisasi untuk mengubah kebiasaan berjualan offline menjadi online.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka dibutuhkan suatu aplikasi web dengan memberikan informasi dan mempromosikan mengenai pemasaran hasil panen raya yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi perekenomian petani dan masyarakat. Website tersebut digunakan untuk sarana berbagai informasi dan promosi mengenai pemasaran hasil panen raya dengan tanaman unggul yang dihasilkan di setiap daerah Kabupaten Probolinggo.