Dukungan kesehatan mental bagi mahasiswa masih menghadapi berbagai hambatan, seperti stigma, rasa malu, dan ketidaknyamanan untuk mencari bantuan secara langsung. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan pengguna, merancang UI/UX chatbot konseling berbasis website bagi mahasiswa Politeknik Negeri Jember, serta mengevaluasi tingkat usability dari prototipe yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD) dengan tahapan studi pustaka, identifikasi kebutuhan pengguna, analisis kebutuhan, perancangan prototipe, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur kepada 10 mahasiswa aktif sebagai calon pengguna, sedangkan evaluasi prototipe dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa pengguna membutuhkan media curhat awal yang mudah diakses, aman, memiliki fungsi yang jelas, menggunakan bahasa yang ramah, serta menyediakan opsi rujukan ke bantuan manusia. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dirancang tiga antarmuka utama, yaitu landing page, halaman login, dan halaman chatbot dengan dominasi warna biru untuk mendukung kesan tenang, aman, dan nyaman. Hasil pengujian usability memperoleh rata-rata skor SUS sebesar 79,5 yang menunjukkan bahwa prototipe memiliki tingkat usability yang baik dan dapat diterima oleh pengguna. Dengan demikian, rancangan UI/UX chatbot konseling berbasis website ini berpotensi menjadi media dukungan awal yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.