CV Mitra Sempurna Jaya, sebuah perusahaan rental mobil yang berbasis di Kabupaten Sidoarjo sejak tahun 2018, mengelola total 24 unit armada yang terdiri dari tipe Avanza, Ertiga, Xenia, dan Innova. Selama masa operasionalnya, perusahaan menghadapi tantangan dalam merencanakan ketersediaan unit karena masih mengandalkan pengalaman manual pengelola. Hal ini menyebabkan manajemen sering kali mengalami kesulitan dalam memprediksi lonjakan permintaan yang signifikan pada periode krusial, seperti hari raya, tahun baru, dan musim liburan sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah sistem prediksi permintaan sewa mobil berbasis website. Sistem ini mengimplementasikan metode Triple Exponential Smoothing (TES) Holt-Winters Additif sebagai algoritma utama, dengan metode Simple Moving Average (SMA) sebagai instrumen pembanding. Dalam pengembangannya, sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL, serta didukung oleh library Python Statsmodels untuk memastikan parameter model teroptimasi secara otomatis. Basis peramalan dilakukan dengan mengolah data historis transaksi penyewaan selama 27 bulan, mulai dari Januari 2023 hingga Maret 2025. Berdasarkan hasil evaluasi, metode TES terbukti memiliki performa yang jauh lebih unggul dan akurat dibandingkan metode SMA untuk seluruh jenis kendaraan. Hal ini tercermin dari nilai MAPE yang dihasilkan, yakni sebesar 5,34% untuk Avanza, 3,62% untuk Xenia, 4,51% untuk Ertiga, dan 5,20% untuk Innova. Karena seluruh nilai tersebut berada di bawah ambang 10%, maka akurasi sistem masuk dalam kategori sangat baik. Selain itu, nilai MASE yang berada di bawah angka 1 memperkuat bukti bahwa model ini lebih andal daripada metode naive. Kualitas fungsional sistem juga telah diuji menggunakan metode Function Point Analysis (FPA) dengan perolehan skor sebesar 85,18%, yang menunjukkan bahwa sistem siap digunakan dengan kualitas yang baik. Dengan adanya sistem ini, manajemen CV Mitra Sempurna Jaya kini memiliki alat bantu digital yang mampu memberikan rekomendasi perencanaan armada secara lebih akurat, efisien, dan objektif berdasarkan tren data historis yang ada.