Pengelolaan administrasi peternakan ayam petelur masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pengolahan data, serta kesulitan dalam pengambilan keputusan. Permasalahan tersebut terjadi pada Peternakan Ayam Petelur Pak Hari di Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, yang masih menggunakan pencatatan manual dalam kegiatan operasional peternakan. Kondisi ini menunjukkan dibutuhkannya penerapan sistem informasi berbasis teknologi untuk mendukung pengelolaan administrasi secara terstruktur, efektif, dan dapat diakses secara real-time.
Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall yang meliputi tahapan requirement analysis, system design, implementation, integration and testing, operation and maintenance. Sistem dikembangkan berbasis website menggunakan framework laravel didukung dengan html, css, javascript, dan basis data MySQL. Sistem yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur pengelolaan karyawan, pengelolaan manajemen kandang, pencatatan produksi telur dan penjualan, serta penyajian laporan dan grafik guna memudahkan pemantauan data peternakan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat efektivitas sistem sebesar 100% berdasarkan black box testing dengan teknik equivalence partitioning, menandakan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan.
Pengujian usability menggunakan system usability scale (sus) memperoleh nilai rata-rata 77,5 yang termasuk dalam kategori acceptable. Hasil pengujian usability tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat digunakan dengan baik oleh pengguna dan mampu meningkatkan pengelolaan administrasi serta mendukung pengambilan keputusan pada peternakan ayam petelur.