PT Sage Maslahat Indonesia menghadapi kendala dalam menentukan anggaran biaya pembelian hasil panen pada tahap pra-panen karena ketidakpastian estimasi hasil panen yang sering kali menyebabkan deviasi anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem peramalan biaya pembelian hasil panen menggunakan metode Random Forest Regression (RFR). Sistem ini dikembangkan berbasis website menggunakan Laravel dan FastAPI, serta memproses data historis yang meliputi luas lahan, curah hujan, suhu, harga beli petani, estimasi umur panen, dan varietas jagung. Model diproses dan dioptimasi menggunakan GridSearchCV untuk mendapatkan kombinasi parameter terbaik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Random Forest Regression dengan parameter default memberikan performa terbaik dengan nilai R² sebesar 0,8618 pada data uji, dengan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 217,93 Kg, Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 354,12 Kg, dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 29,69%. Analisis feature importance menunjukkan bahwa fitur Log_Luas memiliki kontribusi paling dominan dalam memprediksi hasil panen, diikuti oleh umur tanaman, curah hujan, suhu, serta interaksi hujan dan luas lahan, sedangkan variabel varietas memiliki kontribusi yang relatif kecil. Pada tahap pengujian website, pengujian Blackbox Testing menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional 100%, dan User Acceptance Test (UAT) memperoleh tingkat penerimaan sebesar 90,6% yang masuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti memiliki generalisasi yang baik dan layak digunakan sebagai alat bantu perencanaan biaya pembelian hasil panen secara lebih akurat dan efisien