Analisis sentimen terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka sangat penting karena media sosial, khususnya Twitter, telah menjadi platform utama bagi masyarakat untuk mengekspresikan opini dan pandangan mereka. Dengan adanya analisis sentimen, pemerintah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan penerimaan program di kalangan masyarakat luas. Dalam penelitian ini, data yang digunakan terdiri dari 1468 tweet yang dikumpulkan dari Twitter, dengan rincian 309 tweet mengandung sentimen negative, 379 tweet mengandung sentimen positif, dan 780 tweet mengandung sentiment netral. Hasil analisis menggunakan metode Naïve Bayes menunjukkan bahwa model yang dibangun memiliki akurasi sebesar 67.35%, dengan presisi sebesar 64.09 dan recall sebesar 67.35%. Hasil ini menunjukkan bahwa model tersebut cukup baik dalam mengklasifikasikan sentimen tweet. Meskipun ada ruang untuk perbaikan, hasil ini menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes dapat digunakan secara efektif untuk analisis sentimen di media sosial.