Pengembangan Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Depresi Mayor Pada Lansia Berbasis Web, Berliani Fia Maharis Arikhala, Nim E31201954, Tahun 2023, 64 hlm., Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember, Hermawan Arif Putranto, S.ST, M.T.(Pembimbing).
Saat ini depresi menjadi gangguan kejiwaan yang paling sering dialami oleh masyarakat, Tingkat stress yang tinggi akibat tuntutan hidup yang semakin bertambah merupakan penyebab dari depresi. Depresi tidak hanya terjadi pada usia remaja dan dewasa saja, tetapi juga mengenai lansia. Depresi mayor merupakan suatu gangguan suasana hati atau mood yang membuat seseorang merasakan ketidakbahagiaan yang mendalam, kehilangan semangat, kehilangan nafsu makan, tidak bergairah, selalu mengasihani dirinya sendiri dan selalu merasa bosan.
Pembuatan sistem pakar ini bertujuan untuk mengembangkan dan membuat sistem pakar untuk mendiagnosa depresi mayor pada lansia dengan menggunakan metode Teorema Bayes dan juga mengetahui bagaimana metode Teorema Bayes bekerja untuk melakukan proses untuk mendiagnosa depresi mayor pada lansia.
Menurut WHO, pada tahun 2030, gangguan depresi mayor akan menjadi penyebab utama penyebab penyakit terbanyak pada orang-orang di seluruh dunia. Lansia sering mengalami depresi karena situasi yang tidak sama ketika masih muda dulu apalagi ditambah dengan suasana hati lansia sering berubah-ubah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya sebuah sistem pakar untuk mendiagnosa gejala seorang lansia terkena depresi mayor, dengan metode yaitu dengan metode Teorema Bayes. Metode Teorema Bayes digunakan untuk melakukan klasifikasi dengan menghitung nilai prior, likelihood dan posterior dari setiap gejala dan jenis depresi pada depresi mayor, beserta hasil penghitungannya.