Sistem presensi manual yang masih umum digunakan di sekolah saat ini
sering menimbulkan permasalahan seperti inefisiensi, rawan kecurangan, dan
kesulitan dalam pengelolaan data absensi. Permasalahan tersebut dapat menurunkan
efektivitas administrasi sekolah dan keakuratan pencatatan kehadiran siswa. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem
absensi siswa otomatis menggunakan teknologi pengenalan wajah berbasis metode
MobileFaceNet.
Sistem ini diimplementasikan dalam aplikasi berbasis mobile, yang bertujuan
untuk meningkatkan kemudahan dan keakuratan pencatatan kehadiran. Penelitian ini
melibatkan 64 siswa SMKN 1 Tapen sebagai sumber data, dimana setiap siswa
memiliki 9 citra wajah yang digunakan untuk melatih model pengenalan. Proses
pelatihan dilakukan menggunakan Google Colab, dan model yang telah dilatih
diintegrasikan ke dalam aplikasi Android.
Hasil Penelitian performa model dievaluasi menggunakan Confusion Matrix,
dengan hasil akurasi sebesar 91,38%. Pengujian lapangan yang dilakukan terhadap
30 siswa dengan skenario pengujian jarak 15cm, 25cm, 30cm dari wajah siswa
menunjukkan tingkat keberhasilan prediksi rata-rata sebesar 92,22%. Selain itu,
dilakukan User Acceptance Test (UAT) yang melibatkan 15 responden untuk menilai
kegunaan sistem, dan tingkat kepuasan pengguna mencapai 78%. Hasil ini
menunjukkan bahwa sistem berfungsi, akurat, dan diterima dengan baik oleh
pengguna, sehingga cocok untuk digunakan di lingkungan sekolah.