Sistem Informasi Absensi Siswa Menggunakan QR Code Berbasis Web,
Berdasarkan Kerangka Native, Ari Ananda Puja Kesuma, NIM E31222301,
Tahun 2026, Manajemen Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri
Jember. Khafidurrohman Agustianto, S.Pd., M.Eng. (Pembimbing).
Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem informasi
absensi siswa berbasis web dengan memanfaatkan teknologi QR Code. Sistem
dikembangkan untuk membantu proses pencatatan dan pengelolaan kehadiran
siswa agar lebih efektif, efisien, dan terstruktur. Penggunaan QR Code diterapkan
sebagai media identifikasi siswa dalam proses absensi sehingga pencatatan
kehadiran dapat dilakukan dengan lebih cepat serta mengurangi kemungkinan
terjadinya kesalahan dalam pencatatan secara manual.Metode pengembangan
sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan,
perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun
menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman, MySQL sebagai basis data,serta
teknologi web lainnya yang mendukung proses pengembangan sistem. Dalam proses
pengembangannya, sistem menggunakan pendekatan Native sehingga aplikasi
dibangun tanpa menggunakan framework web utama.Sistem yang dikembangkan
menyediakan beberapa fitur utama, antara lain autentikasi pengguna, pengelolaan
data siswa, pembuatan dan pemindaian QR Code, pencatatan absensi, pengelolaan
data kehadiran, serta penyajian informasi dan laporan absensi siswa. Data absensi
yang tersimpan dalam basis data dapat dikelola dan dipantau oleh pengguna sesuai
dengan hak akses yang diberikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem
informasi absensi siswa menggunakan QR Code berbasis web berhasil
diimplementasikan dan dapat digunakan untuk membantu proses pencatatan
kehadiran siswa. Sistem mampu menyimpan dan mengelola data absensi secara
terstruktur sehingga proses pencatatan menjadi lebih cepat, akurat, dan mudah
dipantau. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengelolaan absensi siswa dapat
dilakukan secara lebih efektif serta dapat mengurangi ketergantungan terhadap
proses pencatatan absensi secara manual.