Silat Perisai Diri adalah bagian dari aliran pencak silat yang berasal dari Surabaya serta telah diakui secara resmi oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Dalam proses Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), penilaian terhadap peserta masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan nilai hingga penentuan ranking. Metode ini memakan waktu, berisiko menimbulkan kesalahan perhitungan, dan kurang efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan pada pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk proses seleksi pesilat Perisai Diri untuk kenaikan sabuk dengan metode Weighted Product (WP). Perancangan sistem ini untuk menghitung nilai akhir secara otomatis berdasarkan beberapa kriteria, seperti lari 400 meter, sit up, push up, teori, kelincahan dan ketangkasan. Penilaian dilakukan oleh tiga penguji, dan rata-rata geometrik digunakan untuk menghitung bobot setiap kriteria. Proses pengolahan akhir kemudian diproses menggunakan metode WP untuk menentukan kelulusan peserta. Dengan menerapkan User Acceptance Test (UAT), sistem berhasil mendapat nilai rata-rata 85?n masuk kategori “sangat baik”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan efektif, akurat, sekaligus memberikan kemudahan bagi penguji dalam proses penilaian UKT secara sistematis dan efisien.