Laporan magang ini membahas kegiatan analisis dan validasi data barang masuk dan keluar gudang berbasis Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilaksanakan di PT Telkom Akses Jember, dengan penugasan pada bagian warehouse dan operasional. Kegiatan magang dilaksanakan selama empat bulan dengan tujuan memberikan pengalaman kerja nyata serta pemahaman mengenai sistem pengelolaan inventaris dan distribusi material jaringan. Fokus utama kegiatan magang adalah membantu proses pengelolaan gudang yang meliputi penerimaan barang, pencatatan dan pengendalian stok, pengeluaran barang, serta validasi data administrasi agar sesuai dengan SOP yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keakuratan data barang, keteraturan administrasi gudang, serta kelancaran distribusi material pendukung pekerjaan teknisi lapangan.
Selama kegiatan magang, penulis terlibat langsung dalam proses penerimaan barang dari vendor dengan melakukan pengecekan jumlah, jenis, dan kondisi fisik barang, serta mencocokkannya dengan dokumen pengiriman. Selain itu, penulis juga melakukan pendataan dan pengecekan stok barang secara berkala, baik untuk barang masuk maupun barang keluar, guna memastikan kesesuaian antara data fisik dan data administrasi gudang. Penulis turut berperan dalam pengelompokan dan penataan material jaringan, seperti kabel dan perangkat fiber optik, agar tersusun rapi, mudah diidentifikasi, dan mudah diawasi. Dalam mendukung kegiatan operasional lapangan, penulis membantu menyiapkan dan mendistribusikan barang kepada teknisi sesuai kebutuhan pekerjaan, serta mencatat setiap pengeluaran barang agar dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan lainnya yang dilakukan meliputi pengisian laporan stok barang, dokumentasi administrasi gudang, pemeriksaan kondisi peralatan sebelum digunakan, serta membantu kegiatan operasional pendukung lainnya sesuai arahan pembimbing lapangan. Hasil dari kegiatan magang menunjukkan bahwa penerapan analisis dan validasi data barang masuk dan keluar gudang berbasis SOP di bagian warehouse PT Telkom Akses Jember mampu meningkatkan ketertiban administrasi, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta mendukung efisiensi pengelolaan inventaris. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman mengenai sistem kerja gudang, manajemen inventaris, kedisiplinan kerja, serta pentingnya penerapan prosedur kerja yang terstandar dalam lingkungan industri.