Game Edukasi Pengetahuan Sayur sebagai Media untuk Meningkatkan Minat Konsumsi Sayur pada Anak Usia 5-9 Tahun, Fahzila Raul Ardiansyah, NIM E31230979, Tahun 2026, Program Studi Manajemen Informatika, Politeknik Negeri Jember, Lukie Perdanasari, S.Kom., M.T. (Pembimbing).
Konsumsi sayur pada anak usia sekolah dasar masih tergolong rendah. Banyak anak usia 5-9 tahun kurang menyukai sayuran karena dianggap memiliki rasa yang kurang menarik serta kurangnya media pembelajaran yang interaktif untuk mengenalkan manfaat sayur kepada anak. Proses pembelajaran yang masihdidominasi metode konvensional menyebabkan anak mudah bosan sehingga minatdan pengetahuan terhadap konsumsi sayur menjadi rendah.
Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah game edukasi berbasis Android untuk meningkatkan pengetahuan dan minat konsumsi sayur pada anak usia 5-9 tahun. Game ini dirancang dengan konsep pembelajaran interaktif melalui fitur pengenalan nama sayur, manfaat sayur, beberapa pilihan permainan interaktif, kuis edukasi, serta visualisasi karakter dan animasi yang menarik agar anak lebih tertarik mengenal sayuran.
Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Game
Development Life Cycle (GDLC) yang terdiri dari tahapan Initiation, Pre-Production, Production, Testing, Beta, dan Release. Proses pengujian dilakukan menggunakan blackbox testing untuk memastikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi, serta User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan siswa TK Al Hidayah 03 Jember dan siswa kelas 1,2, dan 3 SDN Ajung 06 Kalisat. Hasil pengujian menunjukkan game edukasi berjalan dengan baik dan direspons positif oleh pengguna. Anak-anak menjadi lebih antusias mengenal jenis sayur melalui media permainan yang interaktif dan mudah digunakan.
Dengan demikian, game edukasi pengetahuan sayur berbasis Android ini dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk membantu meningkatkan pengetahuan serta minat konsumsi sayur pada anak usia 5-9 tahun.