Penelitian ini dilakukan karena sistem absensi manual di Kantor Desa Pelem masih
menimbulkan berbagai permasalahan, seperti manipulasi data kehadiran, titip
absen, kehilangan arsip, serta lamanya proses rekapitulasi kehadiran pegawai.
Selain itu, penelitian terdahulu mengenai sistem absensi berbasis QR code
umumnya masih menggunakan QR code statis yang rentan disalahgunakan karena
kode dapat digunakan berulang kali atau dibagikan kepada pihak lain. Penelitian ini
menghasilkan sistem absensi berbasis website menggunakan QR code dinamis yang
dikembangkan dengan metode Agile. QR code dinamis diperbarui secara berkala
dan dilengkapi validasi lokasi, sehingga dapat meminimalkan kecurangan seperti
titip absen. Mekanisme ini juga membantu mengatasi potensi replay attack,
mencegah masalah concurrency saat banyak pegawai melakukan absensi
bersamaan, serta menghindari duplicate scan atau pemindaian berulang oleh
pengguna yang sama. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan
dengan baik berdasarkan black-box testing. Pengujian usability menunjukkan
tingkat keberhasilan tugas sebesar 100%, rata-rata waktu penyelesaian 90,5 detik,
dan tingkat kesalahan rendah sebesar 0,25 error per task. Hasil pengujian System
Usability Scale (SUS) memperoleh nilai 87,5 yang termasuk kategori Acceptable,
memperoleh Grade Scale A, dan berada pada kategori Excellent. Sistem ini dinilai
mudah digunakan, aman, efisien, serta mampu meningkatkan ketepatan pencatatan,
pengelolaan data, dan monitoring absensi secara real-time di Kantor Desa Pelem