Pengelolaan operasional Wisata Pemandian Air Panas Banyu Biru masih dilakukan secara manual sehingga proses penjualan tiket, pemesanan pendopo, pencatatan transaksi, dan penyusunan laporan belum berjalan secara efisien. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kesalahan pencatatan, kehilangan data, serta keterlambatan dalam penyajian informasi yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan. Selain itu, belum tersedia sistem informasi yang mampu mengintegrasikan proses pembelian tiket, pemesanan fasilitas, pembayaran digital, validasi tiket menggunakan QR Code, serta pengelolaan data operasional dalam satu platform. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi berbasis website yang dapat mendukung pengelolaan wisata secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dengan teknik Equivalence Partitioning untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan, serta System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kemudahan penggunaan sistem berdasarkan persepsi pengguna. Hasil pengujian Black Box menunjukkan hampir seluruh fungsi berjalan dengan baik dengan tingkat keberhasilan 99,22%, sedangkan hasil SUS menunjukkan nilai 79,03 yang termasuk kategori baik (acceptable).
Secara keseluruhan, sistem yang dibangun berhasil mengatasi permasalahan pengelolaan wisata secara manual dan memberikan kemudahan bagi pengguna maupun pengelola dalam melakukan transaksi dan pengelolaan data secara lebih efektif dan terstruktur.