Penelitian ini bertujuan untuk melakukan komparasi metode Naive Bayes dan Support Vector Machine (SVM) untuk pengembangan sistem rekomendasi produk kuliner UMKM berdasarkan analisis sentimen publik pada komentar video review YouTube. Komparasi dilakukan karena kedua metode memiliki karakteristik yang berbeda dalam memproses teks komentar yang bersifat informal, singkat, dan sering mengandung lebih dari satu aspek penilaian dalam satu komentar. Sistem yang dibangun dirancang untuk mengidentifikasi sentimen pada lima aspek kuliner, yaitu rasa, harga, pelayanan, fasilitas, dan porsi, pada polaritas positif dan negatif sehingga hasil analisis dapat digunakan sebagai dasar dalam memberikan rekomendasi terhadap produk kuliner UMKM. Penelitian ini menerapkan tahapan pengumpulan komentar, preprocessing teks, pelabelan berdasarkan aspek, ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, serta klasifikasi multilabel menggunakan pendekatan One vs Rest (OvR) dengan metode SVM dan Naive Bayes. Hasil evaluasi menggunakan pembagian data 80:20 menunjukkan bahwa SVM memiliki performa yang lebih baik dibandingkan Naive Bayes. Pada evaluasi sentimen global, SVM memperoleh akurasi sebesar 70,53%, sedangkan Naive Bayes memperoleh akurasi sebesar 66,91%. Selain itu, SVM juga menunjukkan performa yang lebih stabil pada evaluasi berbasis aspek. Oleh karena itu, SVM dipilih sebagai metode utama untuk mendukung sistem rekomendasi pada penelitian ini. Seluruh hasil proses diintegrasikan ke dalam sistem berbasis web menggunakan framework Laravel untuk membuat sistem rekomendasi yang dapat digunakan secara praktis dan terstruktur.